Pertumbuhan industri di Kendal dan Batang disebutnya turut mendongkrak aktivitas logistik. Walau baru sekitar 20% perusahaan di kawasan industri itu yang beroperasi, dampaknya sudah terasa.
Frans Kongi dari Apindo Jateng melihat ini sebagai sinyal positif. Peningkatan ekspor-impor di Tanjung Emas menandai membaiknya perekonomian regional. Volume bongkar muat saat ini naik sekitar 20% dari hari biasa, dan diprediksi bisa tembus 25% sepuluh hari sebelum Lebaran.
"Sejak Desember sudah terlihat ada peningkatan aktivitas bongkar muat di sana. Ini akan terus meningkat mendekati Lebaran," tutur Frans.
Barang-barang yang mendominasi? Kebutuhan konsumsi musiman. Mulai dari bahan pangan, produk fesyen, sampai pernak-pernik lebaran. Dampaknya bagi UMKM dan ritel cukup bagus, karena perputaran uang jadi lebih cepat.
Yang menggembirakan, hingga laporan ini dibuat, belum ada keluhan antrean parah di terminal. Operasional pelabuhan disebut masih relatif lancar, berkat pengalaman menangani masa-masa puncak seperti ini.
PT Pelindo Terminal Petikemas sendiri sudah bersiap. Widyaswendra, Corporate Secretary perusahaan, menjelaskan mereka punya sistem untuk memprediksi kepadatan di dermaga dan lapangan penumpukan sejak jauh hari.
"Kami melakukan antisipasi sejak awal, terutama untuk lapangan penumpukan agar lebih optimal dalam menampung peti kemas karena kurang lebih selama 16 hari, peti kemas ini akan berada di dalam terminal dengan adanya pembatasan angkutan barang," ujarnya.
Mereka bahkan menyiapkan lokasi "overbrengen" alias pindah lokasi penumpukan sebagai cadangan untuk mengurai kepadatan. Yang pasti, selama libur Idulfitri nanti, operasional terminal akan tetap berjalan 24 jam nonstop.
Pesan mereka untuk pengguna jasa: manfaatkan sistem "booking" online. Tujuannya sederhana, untuk meminimalkan kemacetan di jalan raya saat pengiriman atau pengambilan kontainer, baik sebelum maupun sesudah Lebaran.
Artikel Terkait
Britney Spears Ditangkap dengan Tuduhan Mengemudi di Bawah Pengaruh Alkohol dan Obat
Serangan Militer Tewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Konflik Teluk Picu Krisis Global
Survei: Mayoritas Publik AS Nilai Trump Semakin Tidak Stabil di Tengah Ketegangan dengan Iran
Harga Emas Antam Turun Rp 25.000 per Gram, Buyback Ikut Merosot