Bantuan PKH Ringankan Beban Keluarga Penerima di Bogor Saat Ramadan

- Kamis, 05 Maret 2026 | 16:00 WIB
Bantuan PKH Ringankan Beban Keluarga Penerima di Bogor Saat Ramadan

Bulan Ramadan memang penuh berkah, tapi bagi keluarga seperti Siti Sumiati, bulan puasa juga bawa kecemasan tersendiri. Kebutuhan dapur yang melonjak bisa bikin pusing. Nah, untungnya ada Program Keluarga Harapan (PKH) yang bantu meringankan beban. Bantuan itu bikin Siti dan keluarganya di Bogor bisa menjalani Ramadan dengan sedikit lebih tenang.

Perempuan 38 tahun ini sudah menerima PKH sejak 2018. Kehidupan sehari-harinya di Kampung Cikupa, Kabupaten Bogor, jauh dari kata mudah. Siti hidup bersama suaminya yang kerja serabutan dan lima anak yang masih pada sekolah. Penghasilan? Sangat tidak pasti.

"Kalau lagi dapat proyek, suami saya biasanya nguli bangunan atau bantu-bantu di sawah," cerita Siti. Hasilnya sekitar delapan puluh sampai seratus dua puluh ribu rupiah per hari. Itu pun kalau ada orderan. Di saat-saat sepi kerjaan, bantuan PKH-lah yang jadi andalan.

Dana yang cair setiap tiga bulan itu ia kelola dengan sangat hati-hati. Prioritas utama jelas: isi perut dan biaya sekolah. Biasanya, begitu uang turun, Siti langsung bayar utang-utang kecil di warung. Baru setelah itu, sisa dananya dipakai buat beli beras dan lauk-pauk.

Memasuki Ramadan seperti sekarang, bantuan yang disalurkan tepat sebelum puasa terasa sangat berarti. Setidaknya ada pegangan untuk memenuhi kebutuhan sahur dan buka puasa. "Jadi ada yang ditunggu untuk kebutuhan keluarga," tutur Siti.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar