Rabu lalu, tepatnya 8 April 2026, para pemegang saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (Latinusa) sepakat dalam RUPS. Hasilnya? Perusahaan pelat timah itu akan membagikan dividen tunai. Nilainya ditetapkan sebesar USD292.709, atau kalau dirinci per sahamnya jadi USD0,000116.
Nah, soal pembayarannya dalam rupiah, Latinusa punya acuan kurs tersendiri. Menurut Direktur Keuangan mereka, Irvan Muhson Jauhari, perusahaan memakai kurs tengah BI per 20 April 2026.
"Kurs yang kami gunakan Rp17.179 per dolar AS," jelas Irvan dalam keterbukaan informasi yang dirilis Senin (20/4).
"Dari situ, nilai dividen per saham kami hitung menjadi Rp1,99392. Totalnya, ada sekitar Rp5,03 miliar yang akan dibagikan ke pemegang 2,52 juta saham," tambahnya.
Di sisi lain, sisa laba bersih tahun buku 2025 yang tidak kecil, yakni USD680.677, diputuskan untuk ditahan. Dana itu akan menambah saldo laba perusahaan.
Bagaimana dengan imbal hasilnya? Saham NIKL sore ini tercatat melemah di posisi Rp306 per lembar. Dengan pembagian dividen tadi, dividend yield-nya kira-kira menyentuh 0,65 persen. Angka yang cukup wajar untuk situasi pasar saat ini.
Bagi investor yang menunggu pencairan, ini jadwal lengkapnya. Perlu dicatat baik-baik agar tidak kehilangan hak.
1. Cum Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 16 April 2026
2. Ex Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi: 17 April 2026
3. Cum Dividen di Pasar Tunai: 20 April 2026
4. Ex Dividen di Pasar Tunai: 21 April 2026
5. Pembayaran Dividen: 8 Mei 2026
Semua sudah diatur. Tinggal tunggu waktunya saja.
Artikel Terkait
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 per Dolar AS Akhir Juni Akibat Tekanan Geopolitik dan Suku Bunga The Fed
BCA Bagikan Dividen Interim Rp20 per Saham pada Kuartal II 2026
Harga Emas Batangan di Pegadaian Variatif, Antam Rp2,848 Juta per Gram
SCG Chemicals Lepas 11,8 Miliar Saham Chandra Asri, Raup Rp13,7 Triliun