Sebuah operasi besar-besaran berhasil digelar oleh Ditresnarkoba Polda Riau. Mereka menggagalkan peredaran narkoba jenis heroin dengan jumlah yang luar biasa: 22,73 kilogram. Nilainya? Fantastis, mencapai Rp 68,1 miliar. Barang haram ini diduga kuat merupakan bagian dari jaringan sindikat yang beroperasi secara internasional, dengan titik operasi di Kabupaten Bengkalis.
Menurut Kombes Pol Putu Yudha Prawira, Direktur Reserse Narkoba di sana, semua berawal dari sebuah laporan warga. Ada informasi tentang transaksi mencurigakan di kawasan Sei Pakning, Bengkalis. Tanpa buang waktu, tim langsung bergerak. Mereka melakukan penyamaran dan transaksi bawah tangan di Jalan Lingkar Sungai Selari, tepatnya di Kecamatan Bukit Batu.
“Saat itu, dua tersangka berinisial K dan RA kami amankan. Mereka sedang berada di tepi jalan, naik motor,” jelas Kombes Putu.
“Lima bungkus besar berisi heroin berhasil kami sita dari mereka.”
Dari pengakuan kedua pria itu, polisi mendapat petunjuk baru. Heroin tersebut ternyata milik orang lain, seorang tersangka lagi yang berinisial SK. Operasi pun dikembangkan. Tim bergeser ke lokasi berbeda, yakni Desa Temiang di Kecamatan Bandar Laksamana.
“Di sana, SK berhasil kami tangkap. Kami juga menemukan sebungkus besar heroin yang sengaja dia kubur di kebun cabainya sendiri,” paparnya lebih lanjut.
Namun begitu, penemuan belum berhenti. Tak jauh dari kebun cabai itu, di area kebun sawit, petugas menemukan sesuatu yang mengejutkan. Sebuah drum plastik berisi 36 bungkus besar heroin lainnya ditanam di dalam tanah. Semuanya diamankan.
Secara total, polisi menyita 42 bungkus heroin dengan berat hampir 23 kilogram. Barang bukti lain yang turut diamankan termasuk dua unit ponsel dan satu sepeda motor. Saat ini, semua tersangka dan barang bukti sudah diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Riau untuk penyelidikan lebih mendalam. Tujuannya jelas: membongkar jaringan peredaran ini yang diduga masih lebih luas.
“Kami masih terus mendalami asal-usul barang serta kemungkinan keterlibatan jaringan lain dalam kasus tersebut,” imbuh Putu.
Artikel Terkait
Sumbawa Perkuat Mitigasi Bencana Usai Catat Indeks Risiko Tertinggi di NTB
Polisi Amankan 2.000 Butir Ekstasi dari Pelajar di Cililitan
Ledakan Dahsyat Guncang Doha, PM Qatar Tuduh Iran Coba Seret Tetangga ke Perang
Program Makan Bergizi Gratis Ditekankan untuk Bentuk Karakter Siswa