Kabupaten Sumbawa baru-baru ini menjadi tuan rumah sebuah rapat koordinasi penting. Forum Perangkat Daerah berkumpul membahas penanganan bencana dan perubahan iklim, sebuah isu yang kian mendesak. Rapat ini digelar oleh Program SIAP SIAGA, yang intinya ingin memperkuat kolaborasi dan pengelolaan risiko di daerah.
Nah, SIAP SIAGA sendiri adalah program kerja sama Indonesia dan Australia. Fokusnya ya di pengelolaan risiko bencana itu. Di NTB, program ini mendampingi beberapa kabupaten. Selain Sumbawa, ada juga Lombok Utara dan Lombok Tengah yang mendapat pendampingan serupa.
Lantas, kenapa Sumbawa yang dipilih? Menurut Prasetyo, Policy and Planning Specialist SIAP SIAGA NTB, jawabannya sederhana: permintaan langsung dari pemda setempat. Saat penyusunan rencana kerja tahunan, pemerintah daerah Sumbawa yang mengajukan diri. Permintaan itu kemudian disetujui, mengingat wilayah ini punya potensi risiko bencana yang tak bisa dianggap enteng.
Prasetyo berharap, lewat penguatan kapasitas ini, organisasi perangkat daerah bisa lebih aktif. Harapannya, program pengurangan risiko bencana bisa meresap hingga ke tingkat akar rumput, ke masyarakat langsung.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Ayah Tiri di Mojokerto Diduga Cabuli Anak sejak Kelas 3 SD
ABK Divonis 5 Tahun Penjara atas Kasus Sabu Dua Ton
Gubernur Jabar Liburkan Pekerja Transportasi Tradisional Demi Antisipasi Kemacetan Mudik
Kemenhub Siapkan Jembatan Timbang dan Masjid Jadi Titik Istirahat Pemudik Motor