Bank Mandiri Luncurkan Fitur DHE Tracker untuk Permudah Pengelolaan Dana Ekspor SDA

- Kamis, 05 Maret 2026 | 18:00 WIB
Bank Mandiri Luncurkan Fitur DHE Tracker untuk Permudah Pengelolaan Dana Ekspor SDA

Bank Mandiri lagi-lagi menunjukkan komitmennya untuk mendorong roda perekonomian. Kali ini, lewat platform digital wholesale mereka, Kopra by Mandiri, bank pelat merah itu menghadirkan solusi baru buat para eksportir. Intinya, mereka mempermudah pengelolaan dan pemantauan Dana Hasil Ekspor Sumber Daya Alam atau DHE SDA. Hal ini penting banget, mengingat aturan pemerintah mewajibkan dana tersebut ditempatkan di Rekening Khusus.

Nah, masalahnya, urusan administrasi dan kepatuhan semacam ini seringkali ribet. Butuh ketelitian ekstra dan pemantauan transaksi yang konsisten. Di sinilah fitur baru bernama DHE Tracker hadir. Fitur ini memberikan visibilitas menyeluruh dan real-time atas semua dana yang masuk ke rekening khusus tadi. Alhasil, proses rekonsiliasi dan pencatatan bisa lebih akurat, cepat, dan yang pasti, efisien.

Menurut Yohan Sugiono, Senior Vice President Digital Wholesale Banking Bank Mandiri, inovasi ini dirancang untuk dua hal utama.

"Tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan, tapi juga memberikan kemudahan, transparansi, dan efisiensi bagi eksportir," jelasnya.

Dia menambahkan, langkah ini adalah bagian dari komitmen bank untuk mendukung eksportir Indonesia agar tumbuh berkelanjutan dan makin kompetitif di kancah global. Pada saat yang sama, tentu saja, ini memperkuat sistem keuangan nasional kita.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).

Lalu, apa sih keuntungan praktisnya bagi perusahaan? Pertama, semua informasi terkait pelaporan dan pemeriksaan ada dalam satu tempat. Ini jelas meminimalkan risiko kesalahan atau duplikasi data yang sering terjadi kalau sistemnya terpisah-pisah. Kemudian, ada fitur self-flagging yang cukup canggih. Perusahaan bisa mengategorikan sendiri dana yang masuk, misalnya dari ekspor migas atau non-migas. Pengelompokan semacam ini sangat membantu tim keuangan dalam menyusun laporan internal dan mempersiapkan audit.

Yang nggak kalah keren, sistemnya mengirim notifikasi otomatis setiap ada dana baru yang masuk. Jadi, perusahaan nggak perlu lagi repot cek manual. Pengawasan arus devisa jadi lebih proaktif dan responsif. Selain itu, laporan transaksi bisa diunduh sebagai dokumen pendukung, memudahkan penyimpanan arsip dan persiapan untuk keperluan apa pun.

Dengan segala kemudahan itu, DHE Tracker diharapkan bisa jadi mitra strategis perusahaan. Bukan cuma menjaga kepatuhan, tapi juga meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

"Kehadiran DHE Tracker semakin memperkuat peran Kopra by Mandiri sebagai enabler transformasi digital sektor wholesale, sekaligus katalis pertumbuhan ekonomi nasional," pungkas Yohan.

Perkembangan Kopra sendiri terbilang pesat. Hingga akhir 2025, nilai transaksinya sudah melampaui angka Rp27.000 triliun. Itu artinya tumbuh lebih dari 20% year-on-year. Volume transaksinya bahkan menembus 1,5 miliar, naik 14% dari periode sebelumnya. Jumlah penggunanya pun melebihi 300 ribu. Angka-angka ini menunjukkan satu hal: kepercayaan korporasi terhadap layanan digital Bank Mandiri terus meningkat.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar