Seorang wanita lanjut usia di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, harus kehilangan uang dan perhiasan setelah ditipu oleh temannya sendiri yang berpura-pura menjadi dukun. Korban, Minar Sinaga (76), menjadi sasaran aksi pencurian yang direncanakan secara rapi oleh dua orang pelaku berinisial MP dan IGP. Peristiwa ini bermula dari hubungan utang-piutang yang justru berujung pada pengkhianatan kepercayaan.
Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Edward Sidauruk, mengungkapkan bahwa kejadian bermula ketika korban menghubungi MP untuk menagih pembayaran uang yang dipinjam oleh MP dan adiknya, IGP. Keduanya kemudian sepakat untuk bertemu di rumah korban guna membahas penyelesaian utang tersebut. Namun, karena belum memiliki uang, mereka justru menyusun skenario penipuan.
Dalam aksinya, IGP menelepon korban dan mengaku sebagai anak korban. Ia berbohong dengan mengatakan baru saja bertemu seorang dukun yang mampu mengembalikan uang korban yang hilang pada tahun 2025 sebesar Rp20 juta. Informasi tentang kehilangan uang tersebut memang diketahui oleh para pelaku karena mereka dekat dengan korban.
“Jadi, modusnya adalah pelaku IGP menelepon dan mengaku sebagai anak korban. Lalu, mengatakan ada bertemu dengan dukun yang bisa mengembalikan uang korban yang pernah hilang di tahun 2025. Pelaku ini memang mengetahui bahwa korban pernah kehilangan uang sekira Rp20 juta dari dalam rumah,” ujar Edward.
Agar korban semakin percaya, MP pun ikut berperan dengan menelepon korban dan mengaku sebagai dukun yang dimaksud oleh IGP. Dalam sandiwara itu, korban diminta mengumpulkan seluruh perhiasan dan uangnya, lalu memasukkannya ke dalam tas dan meletakkannya di atas rak piring. Korban yang tidak curiga pun menuruti seluruh permintaan tersebut.
Selang beberapa waktu, kedua pelaku datang ke rumah korban yang saat itu sedang sendirian. Karena belum membawa uang untuk membayar utang, mereka hanya memberikan bunga pinjaman senilai Rp1 juta. Saat korban lengah, para pelaku mengambil tas berisi uang dan perhiasan dari rak piring tersebut, lalu meninggalkan lokasi.
Editor: Raditya Aulia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Veda Ega Pratama Gagal ke 10 Besar Moto3 Hungaria Usai Terkena Long Lap Penalty
Satpam RSUD Cileungsi Ditangkap Usai Curi Motor Karyawan OB, Aksinya Terekam CCTV
Veda Ega Pratama Finis ke-16 di Debut Moto3 Hungaria Usai Terkena Hukuman Long Lap Penalty
KSPSI Dukung Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan