Upacara peringatan untuk Ayatollah Ali Khamenei di Teheran mendadak ditunda. Kabar penundaan ini muncul beberapa hari setelah sang Pemimpin Tertinggi Iran itu tewas dalam serangan udara gabungan Israel dan Amerika Serikat, yang juga merenggut nyawa sejumlah anggota keluarganya.
Lalu, apa penyebabnya? Menurut kantor berita Tasnim, penundaan ini terkait masalah logistik. Seorang pejabat mengungkapkan, ternyata ada permintaan yang sangat besar dari masyarakat di berbagai provinsi untuk bisa datang memberi penghormatan terakhir. Rupanya, antusiasme ini membuat panitia perlu mengatur ulang segalanya.
Padahal, persiapan pemakaman sudah berjalan. Dan ini bukan acara biasa – diperkirakan akan memobilisasi massa dalam jumlah sangat besar. Bayangkan saja, pemakaman pendahulunya, Ayatollah Ruhollah Khomeini di tahun 1989, dihadiri oleh sekitar 10 juta orang. Di sisi lain, berkumpulnya massa dalam suasana duka seperti itu juga membawa kekhawatiran tersendiri: potensi ancaman serangan lanjutan dari AS atau Israel terhadap kerumunan orang yang berduka.
Penundaan ini cukup mengejutkan. Sebab, hanya beberapa jam sebelumnya, rencananya sudah diumumkan secara resmi.
“Aula doa akan menerima pengunjung dan masyarakat dapat hadir dan mengambil bagian dalam upacara perpisahan dan sekali lagi menunjukkan kehadiran yang kuat,”
Artikel Terkait
Kapolres Bantah Surat Minta THR Pakai Kop Polisi di Tanjung Priok Palsu
Turki Panggil Dubes Iran, Protes Rudal yang Nyaris Masuk Wilayah Udara
Mirae Asset Turunkan Target Harga Saham Unilever Usai Divestasi
Bayi Baru Lahir Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk Pejaten, Diduga Ditinggalkan Zidan