Dalam sebuah seminar tentang mitigasi bencana di Jakarta, Jumat lalu, Megawati Soekarnoputri membuka memori lama. Ia bercerita tentang pengalaman langsungnya saat terjun ke lokasi tsunami Aceh 2004. Bukan sekadar kunjungan formal, tapi ia terlibat dalam situasi genting pencarian korban.
Menurut penuturannya, saat itu ada laporan aneh dari para relawan. Mereka sepertinya bingung membicarakan seseorang yang tersangkut di atas pohon.
"Saya kan kaget. 'Loh ada apa ya kok ngomong begitu?'" ujar Megawati.
Ternyata, kata dia, ada korban yang terlewatkan, teronggok di sebuah pohon cemara. Sudah empat hari lamanya. Mendengar itu, Megawati spontan bereaksi. Ia memerintahkan agar korban segera dievakuasi, tanpa menunggu lebih lama lagi.
Yang mengejutkan, orang yang diduga sudah menjadi jenazah itu ternyata masih bernyawa. Megawati mengaku tak habis pikir, kok bisa ada relawan yang lamban bertindak. Ia menegaskan cerita ini bukan rekayasa.
"Alhamdulillah orang itu masih hidup diberi Allah loh. Coba bayangkan. Ini nggak ngomong bohong karena sayanya ke situ," tegasnya.
Artikel Terkait
Pramono Anung Bertekad Hapus Spanduk Partai dari Flyover Jakarta
MK Ubah Jadwal Pemilu, Daerah Hadapi Kekosongan Parlemen Dua Tahun
Pramono Anung Serius Wujudkan Arahan Prabowo: Dari Genteng hingga Trotoar, Jakarta Harus Rapi Total
Kapolri Sigit: Saya Belajar Integritas dari Bawahan Saya