Tapi, ada juga kabar baik yang datang dari arus dana institusi. Pada Senin lalu, ETF Bitcoin spot malah mencatat aliran dana masuk bersih sebesar USD 458,19 juta! BlackRock jadi pemimpin dengan dana masuk USD 263,2 juta ke produk IBIT-nya. Yang menarik, nggak ada satu pun ETF yang mengalami outflow hari itu. Artinya, minat investor besar tetap solid meski harga bergejolak.
Data mingguan dari SoSoValue juga memberi angin segar. Setelah lima pekan berturut-turut ditinggal dana, ETF Bitcoin spot akhirnya membukukan net inflow mingguan sebesar USD 787,31 juta. Tren yang patut disyukuri.
Di sisi lain, perkembangan politik dan regulasi juga berdenyut. Presiden Donald Trump bersikukuh AS akan terus meningkatkan tekanan terhadap Iran. Sementara itu, dari dalam negeri AS sendiri, negara bagian Indiana membuat langkah berani. Mereka resmi mengesahkan aturan yang memperbolehkan investasi Bitcoin dan aset kripto lainnya dalam program pensiun pegawai negeri. Mekanismenya melalui skema rekana mandiri atau self-directed account.
Kebijakan Indiana ini bisa jadi pintu pembuka. Peluang untuk eksposur aset digital di tingkat negara bagian lain di AS kini terlihat lebih luas.
Jadi, pasar memang lagi diwarnai ketegangan geopolitik dan penguatan dolar. Tapi di balik itu, minat institusi yang bertahan dan perkembangan regulasi yang positif bisa jadi penopang untuk pergerakan Bitcoin ke depan. Semuanya tergantung pada apakah support kunci itu mampu bertahan dari gempuran.
Artikel Terkait
Mensos Kritik Ego Sektoral Data, Soroti Pentingnya Data Tunggal untuk Bansos
BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Biaya Rp 442 Juta untuk Ojol Korban Kecelakaan Kerja
Serangan Iran ke Teluk Picut Kecaman dan Perkuat Dukungan untuk AS-Israel
Gubernur Jateng Bantah Pernyataan Fadia, Klaim Tak Ada Bersamaan Saat OTT KPK