IHSG Anjlok 185 Poin, Tertekan Gejolak Pasar Global

- Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45 WIB
IHSG Anjlok 185 Poin, Tertekan Gejolak Pasar Global

Pagi ini, IHSG langsung terjun ke zona merah. Tak tanggung-tanggung, pelemahannya cukup dalam. Pada pembukaan perdagangan Rabu (4/3/2026), indeks berada di 7.896,377. Namun, hanya dalam hitungan menit, situasi berubah drastis.

Data yang terekam hingga pukul 09.23 WIB menunjukkan IHSG anjlok 185,588 poin atau 2,34 persen ke level 7.754,178. Pergerakannya pun liar, sempat menyentuh level tertinggi 7.897,812 sebelum terhempas ke posisi terendah 7.736,918. Suasana di lantai bursa tentu saja tegang.

Mayoritas saham ikut terperosok. Dari ratusan emiten yang diperdagangkan, hanya 104 yang berhasil bertahan di wilayah hijau. Sementara itu, 541 saham lainnya terkapar, dan 82 saham stagnan tanpa perubahan berarti. Transaksi pagi ini sudah mencatatkan volume fantastis, lebih dari 10 miliar saham dengan nilai sekitar Rp5,368 triliun. Kapitalisasi pasarnya sendiri tercatat Rp13.858,006 triliun.

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Tekanan Global yang Tak Terhindarkan

Pelemahan ini sebenarnya sudah bisa ditebak. Sehari sebelumnya, pasar global sudah menunjukkan wajah muram. Wall Street ditutup melemah dengan Dow Jones turun 0,83%, S&P 500 melemah 0,94%, dan Nasdaq yang anjlok 1,02%. Bahkan, Dow sempat terjerembab lebih dari 1.200 poin akibat gejolak terkait konflik Iran, sebelum akhirnya sedikit memulihkan diri.

Di sisi lain, pasar Asia juga tak kalah suram. Hang Seng, Nikkei, dan Shanghai Composite sama-sama ditutup dengan catatan merah pada Selasa lalu. IHSG sendiri kemarin sudah terkoreksi 0,96% ke level 7.939,77, meski asing masih mencatatkan net buy senilai Rp3,44 triliun.

Pagi ini, tekanan itu berlanjut. Bursa Korea Selatan (Kospi) dan Jepang (Nikkei) sama-saga dibuka dengan pelemahan yang cukup signifikan. Kospi terpantau melemah tajam 5,92 persen, sementara Nikkei turun 2,60 persen. Kondisi regional yang seperti ini jelas memberi beban tambahan bagi IHSG.

Menyikapi rentetan kondisi itu, analis Samuel Sekuritas dalam riset hariannya memberikan proyeksi yang kurang menggembirakan.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut di atas, IHSG diperkirakan melanjutkan pelemahan di tengah ketidakpastian pasar global dan regional,”

Jadi, bersiaplah untuk hari yang bergejolak. Sentimen negatif dari luar negeri tampaknya masih akan menjadi hantu yang menghantui perdagangan saham domestik hari ini.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar