Peskov menegaskan Rusia tetap menjaga komunikasi dengan pejabat tinggi Iran dan negara-negara Teluk. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia lebih blak-blakan, mengecam aksi AS dan Israel sebagai 'agresi tanpa provokasi'. Mereka bahkan menuding adanya praktik pembunuhan politik semacam 'perburuan' terhadap pemimpin negara berdaulat.
Presiden Vladimir Putin sendiri telah menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Dalam pernyataannya, Putin menyebut kematian Khamenei sebagai sebuah pelanggaran serius.
Namun, ada hal yang menarik. Putin terlihat menghindari kritik langsung kepada Presiden AS Donald Trump. Bahkan, dia masih sempat berterima kasih kepada Washington atas peran mediasinya di Ukraina. Sebuah nuansa yang menunjukkan betapa rumitnya peta politik ini.
Jadi, meski kata-katanya panas, langkah Rusia masih terukur. Mereka berdiri di samping Iran, tapi mungkin tidak ingin maju terlalu jauh ke depan. Semuanya kini bergantung pada langkah selanjutnya dari Beijing dan juga, tentu saja, respons balasan dari Teheran.
Artikel Terkait
BNPP RI Gelar Dialog Langsung dengan Calon Birokrat Muda di Wilayah Perbatasan
Kajian Roblox Bahas FOMO Dunia vs Akhirat di Masjid Al-Blok, 4 Maret 2026
KPK Tetapkan Status Hukum Terkait OTT Bupati Pekalongan dalam 24 Jam
KPK Naikkan Status Perkara OTT Pekalongan ke Tahap Penyidikan