Cap Go Meh Bogor: Pawai Ke-24 Jadi Simbol Toleransi dan Penggerak Ekonomi

- Rabu, 04 Maret 2026 | 02:45 WIB
Cap Go Meh Bogor: Pawai Ke-24 Jadi Simbol Toleransi dan Penggerak Ekonomi

Di sisi lain, ada nuansa berbeda tahun ini. Cap Go Meh berlangsung bersamaan dengan Bulan Ramadan. Sebuah kolaborasi yang justru diapresiasi tinggi oleh Wamendagri Bima Arya.

Bima bahkan menempatkan Cap Go Meh Bogor dalam peta nasional. Menurutnya, selain Singkawang, Bogor adalah salah satu kota dengan perayaan terbesar di Indonesia. "Yang dianggap terbesar di Indonesia ini ada dua," ucapnya, "yaitu Singkawang dan Kota Bogor."

Di akhir pernyataannya, Bima menyelipkan pesan yang lebih dalam. Di tengah dunia yang penuh konflik, ia menekankan bahwa momen kebersamaan seperti ini sangat krusial untuk dirajut.

Malam pun berlanjut. Warna-warni lampion dan kostum masih bersinar di Jalan Surya Kencana, meninggalkan kesan tentang sebuah kota yang merayakan perbedaan dengan penuh sukacita.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar