Polisi Riau berhasil membongkar sebuah kasus keji: perburuan liar yang mengakibatkan seekor gajah Sumatera mati di Ukui, Pelalawan. Temuan ini bukan kebetulan. Menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, ini adalah bukti nyata komitmen pimpinan mereka.
Di Mapolda Riau, Selasa lalu, Johnny Isir menegaskan hal itu.
Ia berharap momentum ini bisa menyatukan semua pihak. Bukan cuma sekadar bicara, tapi benar-benar bertindak kolaboratif untuk menjamin kelestarian satwa dan tumbuhan liar. Itu semua bagian dari keamanan lingkungan yang lebih luas.
Di sisi lain, Polri juga berjanji transparan. Mereka tak bisa bekerja sendirian. Masyarakat diajak untuk terlibat aktif.
Untuk mengungkap jaringan ini, polisi main cerdik. Mereka pakai metode penyidikan ilmiah atau scientific crime investigation. Caranya? Dengan menggabungkan analisis balistik, data dari GPS collar yang dipasang pada gajah, dan pemetaan jaringan pelaku. Hasilnya, 15 tersangka sudah diamankan. Masih ada 3 orang lagi yang masuk DPO dan sedang dikejar.
Artikel Terkait
Kampung Nelayan Tematik di Banyuwangi Resmi Beroperasi, Fokus pada Hilirisasi dan Kuliner
Kemensos Genjot Penyaluran Bantuan Triliunan Rupiah untuk Korban Bencana Sumatra Sebelum Lebaran
Sultan Cirebon Minta Dukungan Revitalisasi Keraton Kasepuhan ke Kemendikbud
Melaney Ricardo Ungkap Pengalaman Nyaris Tewas Usai Hura-hura di Kelab Malam