Ustaz Derry Sulaiman Beri Peringatan Tegas Soal Tuduhan terhadap Inara Rusli

- Selasa, 25 November 2025 | 01:25 WIB
Ustaz Derry Sulaiman Beri Peringatan Tegas Soal Tuduhan terhadap Inara Rusli
Ustaz Derry Sulaiman Angkat Bicara Soal Inara Rusli

Nama Inara Rusli lagi-lagi mencuat ke permukaan. Kali ini, gara-gara laporan perselingkuhan dan perzinaan yang melibatkannya bersama seorang pria bernama Insanul Fahmi. Laporan itu sendiri sudah resmi dilayangkan oleh Wardatina Mawa, istri sah Insanul, ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (22/11/2025).

Hebohnya kasus ini pun sampai ke telinga Ustaz Derry Sulaiman. Yang menarik, sang ustaz sepertinya agak sulit mempercayai bahwa Inara, mantan istri Virgoun itu, sampai hati menjadi 'pelakor' dalam rumah tangga orang lain.

Derry bahkan menyelipkan pertanyaan mendasar tentang status hubungan keduanya. "Kalau orang seperti Inara yang rajin mengaji kan dituduh melakukan perselingkuhan dan perzinaan," ujarnya dalam channel YouTube DY TV, Senin (24/11/2025).

"Jadi saya perlu tabayun lagi dan kepada Inara apakah mereka telah menikah atau belum. Cuma aku belum sempat ngobrol. Karena enggak mungkinlah orang sudah hijrah terus berzina dan sebagainya,"

Tak cuma ragu, pria bernama asli Deri Guswan Pramona ini juga memberikan peringatan serius. Terutama buat para kreator konten yang dengan mudahnya menuduh Inara berzina.

Menurutnya, dalam Islam, menuduh seseorang berzina itu bukan perkara sepele. Harus ada empat saksi yang benar-benar melihat peristiwa itu dengan mata kepala sendiri.

"Dan untuk melakukan tuduhan perzinahan itu harus mendatangkan empat orang saksi. Jadi harus hati-hati juga menuduh berzina gitu,"

Di sisi lain, Ustaz Derry mengakui bahwa laporan Wardatina akan punya posisi yang kuat jika memang dilengkapi dengan bukti-bukti nyata perselingkuhan suaminya.

"Tapi kalau memang ada buktinya, ada saksinya ya tentu yang melaporkan memiliki bukti yang sangat kuat,"

Ia menutup pernyataannya dengan pesan yang berisi peringatan. "Aku mengingatkan hati-hati dalam tuduhan perzinahan," tambahnya. Sebuah teguran yang jelas ditujukan untuk mencegah fitnah dan tudingan tanpa dasar yang bisa merusak nama baik seseorang.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar