IRGC Ancam Balas Dendam Usai Serangan Gabungan AS-Israel Tewaskan Khamenei

- Selasa, 03 Maret 2026 | 07:00 WIB
IRGC Ancam Balas Dendam Usai Serangan Gabungan AS-Israel Tewaskan Khamenei

Di sisi lain, IRGC juga mengklaim telah membalas dendam lebih dulu. Menurut mereka, serangan balasan Iran ke pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah telah menimbulkan korban signifikan di pihak Amerika.

"Pangkalan militer AS di Bahrain diserang dua rudal balistik," tutur mereka, "sementara pangkalan-pangkalan lain juga digempur tanpa henti."

Klaim dari Garda Revolusi itu menyebutkan sedikitnya 560 personel militer AS tewas atau luka-luka dalam gelombang serangan tersebut. Angka yang, jika valid, menunjukkan intensitas pertukaran serangan yang luar biasa.

Situasinya kini sangat genting. Dengan hilangnya figur sentral seperti Khamenei dan munculnya ancaman balasan yang lebih luas, ketegangan di kawasan ini seakan memasuki babak baru yang lebih berbahaya. Semua pihak menahan napas, menunggu langkah selanjutnya.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar