Gus Ipul, yang juga Sekjen PBNU ini, menambahkan bahwa pemerintah sebenarnya sudah lebih dulu mengambil langkah cepat. Sebanyak 106.153 peserta PBI JKN yang merupakan penyintas penyakit kronis telah direaktivasi secara otomatis oleh Kemensos. Ini tentu langkah krusial untuk melindungi kelompok rentan.
Namun begitu, pekerjaan di lapangan masih panjang. Untuk mengecek validitas data, Kemensos mengerahkan lebih dari 30 ribu pendamping PKH. Mereka turun bersama tim Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan verifikasi satu per satu. Prosesnya masih berjalan sampai sekarang.
Jadi, meski sempat menimbulkan kecemasan, proses verifikasi ini dinilai berjalan produktif. Intinya, pemerintah berusaha menempatkan bantuannya tepat sasaran. Bagi yang belum kembali aktif, harapannya proses verifikasi lapangan segera menyelesaikan status mereka.
Artikel Terkait
Trump Ancam Balas Serangan Drone di Kedubes AS Riyadh, Diduga dari Iran
Pemerintah Bentuk Tim Khusus Pantau dan Lindungi PMI di Timur Tengah
KPK Tangkap Bupati Pekalongan dalam Operasi Senyap di Jawa Tengah
Mobil Terbakar Usai Tabrakan di Tol Jagorawi, Diduga Gagal Menyalip