Kabar baik datang dari Kementerian Sosial. Setelah sempat dihentikan status kepesertaannya awal tahun ini, puluhan ribu orang kini dipastikan kembali mendapatkan jaminan kesehatan dari negara. Mereka adalah bagian dari 11 juta peserta PBI JKN yang terdampak pemutakhiran data pemerintah pada Februari 2026 lalu.
Menurut Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, dari sekian banyak yang dinonaktifkan, sudah ada 44.500 orang yang berhasil direaktivasi. Rinciannya, sekitar 42 ribu orang kembali aktif sebagai peserta PBI JKN. Sementara itu, sekitar 2.133 orang lainnya beralih ke segmen mandiri atau malah mendapat bantuan iuran dari pemerintah daerah, terutama di kawasan yang sudah menerapkan Universal Health Coverage.
Proses pemutakhiran ini memang bukan hal sepele. Tujuannya jelas: memastikan bantuan iuran kesehatan benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan, yaitu mereka yang masuk dalam kategori miskin dan rentan miskin (Desil 1-5) berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Di sisi lain, peserta yang dinilai lebih mampu berada di Desil 6-10 dialihkan untuk membayar iuran secara mandiri.
Artikel Terkait
Trump Ancam Balas Serangan Drone di Kedubes AS Riyadh, Diduga dari Iran
Pemerintah Bentuk Tim Khusus Pantau dan Lindungi PMI di Timur Tengah
KPK Tangkap Bupati Pekalongan dalam Operasi Senyap di Jawa Tengah
Mobil Terbakar Usai Tabrakan di Tol Jagorawi, Diduga Gagal Menyalip