Majikan itu akhirnya tak bisa menahan diri. Dia melakukan penganiayaan dengan memukul dan menendang asisten rumah tangganya. Tindakan kekerasan itu jelas melukai, baik secara fisik maupun psikis.
Namun begitu, ceritanya tidak berakhir di sana. Usai melakukan penganiayaan, sang pelaku dilaporkan segera meminta maaf. Dan korban, dalam keputusan yang mungkin bagi sebagian orang sulit dimengerti, memilih untuk memaafkan.
"Korban memaafkan pelaku serta damai dengan korban tidak lama setelah kejadian," jelas Maryati menutup penjelasannya.
Jadi, meski kasusnya baru terungkap sekarang, perdamaian antara kedua belah pihak konon sudah terjalin. Kasus ini pun menjadi catatan tersendiri tentang dinamika rumit antara majikan dan pekerja di ranah domestik.
Artikel Terkait
Gubernur Jatim Khofifah Minta Pengibaran Bendera Setengah Tiang untuk Wafatnya Try Sutrisno
Houthi Siap Serang Bab Al-Mandab dan Laut Merah atas Perintah Iran
Pemilik Lahan Ditahan sebagai Tersangka Kematian Gajah Sumatera di Tesso Nilo
Kapolri Perintahkan Densus 88 Tingkatkan Kewaspadaan Teror Jelang Mudik Lebaran