Suasana di Timur Tengah kembali memanas dengan eskalasi yang mengkhawatirkan. Militer Iran baru saja melancarkan serangan besar-besaran, menghujani belasan pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di kawasan Asia Barat. Aksi ini bukan tanpa alasan. Mereka menyebutnya sebagai balasan langsung, sebuah respons atas agresi mematikan pasukan Israel dan AS yang menerjang wilayah Iran akhir pekan lalu, tepatnya Sabtu, 28 Februari 2026.
Operasi yang dijuluki "True Promise 4" atau Operasi Janji Sejati Keempat itu konon melibatkan lebih dari seribu rudal. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dengan tegas menyatakan, hujan peluru ini murni bentuk pertahanan dan pembalasan. Intinya, kedaulatan mereka dilanggar, dan ini jawabannya.
Sebenarnya, peringatan keras sudah disampaikan sebelumnya. Garda Revolusi Islam sempat menegaskan bahwa semua pangkalan militer AS di Timur Tengah akan berubah jadi target sah jika Washington nekad membantu serangan ke Teheran. Nah, ancaman itu kini bukan lagi sekadar kata-kata. Terbukti sudah di lapangan.
Artikel Terkait
Drama Kolosal Pursuit of Jade Tayang Perdana 6 Maret 2026
AS Hancurkan Markas Besar Garda Revolusi Iran, Tepercik Serangan Balasan
Arsenal Kokoh di Puncak Usai Kalahkan Chelsea 2-1
Jadwal Imsak Jakarta 2 Maret 2026 Pukul 04.33, Subuh 04.43