Sudah ada kabar resmi nih buat para penggemar drakor dan drama Tiongkok. Serial sejarah yang digadang-gadang, Pursuit of Jade, akhirnya punya tanggal tayang pasti. Drama kolosal ini bakal menghiasi layar kaca mulai 6 Maret 2026 mendatang. Kabarnya sih, sejak pengumuman itu beredar, langsung ramai jadi perbincangan.
Yang bikin penasaran, tentu saja jalan ceritanya. Konon, Pursuit of Jade ini bakal mengusung 40 episode penuh dengan gejolak emosi dan panorama visual yang epik. Alurnya sendiri disebut-sebut memadukan banyak unsur: mulai dari romansa, intrik politik, sampai pertarungan berdarah di medan perang. Sebuah paket lengkap untuk genre sejarah.
Lalu, seperti apa cerita di balik judul yang puitis itu?
Semuanya berawal dari sebuah pertemuan di tengah badai salju yang kejam. Fan Chang Yu, seorang gadis putri tukang jagal, tiba-tiba harus memikul beban sebagai kepala keluarga setelah ditinggal orang tuanya. Hidupnya berubah total.
Di sisi lain, ada Xie Zheng. Pria ini dulunya bangsawan terpandang, tapi kini jatuh tersungkur. Dia menyembunyikan jati dirinya yang sebenarnya, diselimuti satu misi tunggal: balas dendam. Dendam atas tragedi kelam yang menghancurkan keluarganya tujuh belas tahun silam.
Pertemuan mereka bukanlah kebetulan belaka. Masing-masing punya agenda tersembunyi. Akhirnya, terciptalah sebuah pernikahan kontrak. Sebuah transaksi yang saling menguntungkan. Chang Yu butuh pelindung, sementara Zheng butuh kedok untuk rencananya.
Namun begitu, hubungan yang awalnya dingin dan penuh perhitungan itu lambat laun mencair. Dari yang cuma sekadar kepentingan, tumbuhlah rasa saling percaya. Bahkan, tanpa disadari, cinta mulai bersemi di antara mereka. Tapi tentu saja, jalan menuju kebahagiaan tak pernah mulus.
Konflik besar akhirnya pecah. Perang dan intrik kekuasaan memaksa mereka berpisah, tercerabut dari sisi satu sama lain oleh gelombang kekacauan.
Artikel Terkait
DPR Desak Pemerintah Ambil Langkah Konkret Lindungi WNI dan Perkuat Diplomasi di Tengah Eskalasi Timur Tengah
Persis Solo Tekuk Persik Kediri 2-1, Peluang Bertahan di Liga 1 Masih Terbuka
Iran Sambut Positif Niat Prabowo Jadi Mediator di Timur Tengah
Kematian Khamenei Picu Perebutan Suksesi di Iran, Majelis Pakar Berhadapan dengan Ancaman dan Intrik