Gelaran Ultraverse Festival belum lama ini memang heboh. Konser musik berskala besar yang digelar serentak di Jakarta, Surabaya, dan Denpasar itu bukan cuma soal panggung dan artis ternama. Bagi XL Axiata, acara ini jadi momentum strategis untuk meluncurkan XL Ultra 5G sekaligus menegaskan komitmen mereka pada prinsip keberlanjutan.
Yang menarik, mereka berusaha menetapkan standar baru untuk event ramah lingkungan di Indonesia. Ini bukan program sampingan, lho. Menurut perusahaan, prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) sudah jadi fondasi operasional, bukan sekadar pelengkap.
Merza Fachys, Direktur & Chief Regulatory Officer XL Axiata, menegaskan hal itu.
"Inisiatif ini bagian dari strategi keberlanjutan terintegrasi kami. ESG itu fondasi, bukan program tambahan semata. Jadi, setiap kegiatan besar seperti ini kami rancang dengan prinsip berkelanjutan yang terukur dan bisa ditiru lagi ke depannya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/2/2026).
Komitmen 'Zero Waste to Landfill' sebenarnya sudah mereka coba sejak tahun lalu di AXIS Nation Cup 2025. Kala itu, berhasil dikumpulkan sampah seberat 4.200 kilogram. Nah, pengalaman itu mereka bawa ke Ultraverse Festival dengan pendekatan yang disesuaikan di setiap kota.
Di Jakarta, misalnya, konsepnya adalah 'Zero Waste to Landfill' bekerja sama dengan Waste4Change. Intinya, hampir semua sampah yang timbul diupayakan tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Caranya melalui serangkaian strategi, mulai dari pengurangan di sumber, pemilahan, daur ulang, sampai konversi residu jadi energi.
Surabaya agak berbeda. Di sini, XL Axiata memakai pendekatan 'Reduce Waste to Landfill'. Fokusnya lebih ke pencegahan sejak awal acara direncanakan, lalu optimalisasi daur ulang dan praktik guna ulang untuk mendukung ekonomi sirkular.
Sementara di Denpasar, perhatian utama adalah 'Food Waste Management'. XL Axiata memonitor pengelolaan limbah makanan yang sudah dijalankan oleh venue ATLAS, yang bermitra dengan Z Bio. Limbah makanan yang terpilah itu kemudian diolah menjadi pakan ternak dan pupuk organik.
Artikel Terkait
Zelensky Bantah Klaim Rusia Soal Tawaran Senjata Nuklir dari Inggris dan Prancis
Taman Kota Cawang Diduga Jadi Lokasi Praktik Asusila, Akses Gelap Ditutup
Mudik Lebaran Dimulai Lebih Awal, Stasiun Gambir Ramai Pemudik
Una Klaim Lindi Hamil, Keluarga Virgoun Bantah dan Tuding Cari Perhatian