Di sisi lain, pemerintah mengaku tak tinggal diam. Ada pemantauan dan penyisiran rutin terhadap aktivitas mencurigakan, baik di e-commerce maupun di kanal komunikasi langsung seperti SMS dan WhatsApp. Pesan singkat berisi tautan aneh atau penawaran terlalu menggiurkan adalah alarm bahaya.
“Kami melakukan penyisiran terhadap dugaan aktivitas scam, bukan hanya di e-commerce tapi juga melalui SMS dan WhatsApp,” tegasnya.
Nah, untuk masyarakat, pesannya sederhana tapi krusial: jangan gegabah. Jangan asal klik link dari nomor tak dikenal. Jangan mudah tergoda balas pesan atau menerima panggilan misterius. Pilah-pilah dulu.
“Pilah setiap pesan yang masuk, cek kembali tautannya, dan jangan langsung klik,” tutup Meutya.
Peringatan ini jelas bukan basa-basi. Di tenging euforia menyambut hari raya, ada baiknya kita semua memperlambat sedikit langkah dan memastikan keamanan transaksi digital. Lebih waspada, lebih aman.
Artikel Terkait
Wanita Berpenampilan Khas Diamankan di Gambir, Akan Jalani Tes Kejiwaan
Menkominfo Tegaskan Perjanjian Data dengan AS Tidak Serahkan Data Warga
Indonesia Peringkat Kedua Dunia Kasus Campak, DPR Desak Kemenkes Siaga Penuh
Menteri Ghana Ungkap 55 Warga Negara Tewas di Ukraina Akibat Rekrutmen Ilegal Rusia