Dia menambahkan, akses yang lebih mudah dan murah terhadap bahan baku diharapkan bisa mendongkrak daya saing industri dalam negeri.
Tak cuma soal tarif. Ada lagi komitmen pembelian dari Indonesia. Negeri ini akan membeli energi dan berbagai produk AS senilai miliaran dolar. Memang, detailnya masih perlu dirinci lebih lanjut.
Secara keseluruhan, kesepakatan ini diharapkan jadi pondasi baru. Hubungan dagang dan investasi antara Jakarta dan Washington diprediksi akan makin menguat. Tentu, implementasinya di lapangan yang nanti menentukan hasilnya. Tapi, langkah awal ini patut diapresiasi.
Artikel Terkait
Wanita Berpenampilan Khas Diamankan di Gambir, Akan Jalani Tes Kejiwaan
Menkominfo Tegaskan Perjanjian Data dengan AS Tidak Serahkan Data Warga
Indonesia Peringkat Kedua Dunia Kasus Campak, DPR Desak Kemenkes Siaga Penuh
Menteri Ghana Ungkap 55 Warga Negara Tewas di Ukraina Akibat Rekrutmen Ilegal Rusia