Ia melanjutkan, notifikasi yang datang dari domain sah secara alami bisa mengelabui filter spam. Di sisi lain, trik rekayasa sosial dengan membuatnya terlihat seperti urusan internal perusahaan berpotensi besar menurunkan kewaspadaan korban.
Lalu, bagaimana cara menghindarinya? Kaspersky punya sejumlah saran.
Pertama, selalu curiga pada undangan tak terduga, sekalipun dari sumber yang tampak terpercaya. Kedua, periksa URL dengan teliti sebelum mengklik lihat ada yang aneh atau tidak.
Jangan pernah menghubungi nomor telepon yang tercantum dalam email mencurigakan. Cari sendiri kontak resminya di situs web sah. Laporkan email phishing ke penyedia platform. Dan yang tak kalah penting: aktifkan otentikasi multi-faktor untuk semua akun penting.
Bagi bisnis, solusi seperti Kaspersky Security for Mail Server bisa dipertimbangkan. Produk ini menawarkan pertahanan berlapis dengan dukungan machine learning.
Sementara untuk pengguna perorangan, Kaspersky Premium dilengkapi fitur anti-phishing berbasis AI. Fungsinya membantu mendeteksi dan menangkis serangan semacam ini sebelum menyebabkan kerugian.
Intinya, selalu waspada. Sekarang, penipu tidak lagi mengandalkan email buru-buru dari pangeran Nigeria. Mereka pakai alat yang kita gunakan sehari-hari.
Artikel Terkait
CAS Tunda Putusan Kasus Naturalisasi Tujuh Pemain Timnas Malaysia
Anggota DPR: Parpol Sebaiknya Tak Urusi Dapur Program Makan Bergizi Gratis
Presiden Prabowo Gelar Rapat Tertutup Usai Kunjungan Luar Negeri
Harimau Sumatra Serang Warga di Dermaga Pelalawan, Korban Dievakuasi