Indonesia Tegaskan Fokus Bantu Gaza, Bukan Urusan Iuran di Dewan Perdamaian

- Jumat, 27 Februari 2026 | 23:00 WIB
Indonesia Tegaskan Fokus Bantu Gaza, Bukan Urusan Iuran di Dewan Perdamaian

Isu iuran keanggotaan di Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) ramai dibicarakan. Tapi, bagi Indonesia, fokusnya bukan di situ. Pemerintah, lewat Kementerian Luar Negeri, menegaskan bahwa partisipasi mereka di forum itu punya tujuan yang lebih mendasar: membantu warga Gaza.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dengan tegas menyatakan bahwa urusan administrasi tidak boleh mengganggu tujuan utama organisasi. "Jangan sampai dinamika administrasi menghambat mandat Board of Peace," ujarnya dalam taklimat media di Jakarta, Jumat lalu.

Ia melanjutkan, "Jangan sampai hal itu menghambat fokus kita untuk melindungi warga sipil dan melakukan berbagai upaya rekonstruksi dan membantu saudara kita di Gaza."

Pernyataan ini jelas merespons pertanyaan seputar iuran, terutama setelah Israel memutuskan untuk berhenti membayar kontribusi keanggotaan ke organisasi yang dibentuk di era Donald Trump itu.

Menurut Yvonne, Menteri Luar Negeri Sugiono sudah memberikan penegasan. Intinya, Indonesia bergabung dengan BoP tanpa dibebani kewajiban untuk membayar sejumlah dana tertentu. "Tidak ada persyaratannya untuk menjadi anggota Board of Peace dengan kita harus membayar kontribusi dana," katanya.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar