Polemik Nafkah Ruben Onsu ke Sarwendah: Nafkah Dihentikan Gegara Akses ke Anak Dipersulit?

- Selasa, 02 Juni 2026 | 22:30 WIB
Polemik Nafkah Ruben Onsu ke Sarwendah: Nafkah Dihentikan Gegara Akses ke Anak Dipersulit?

Hubungan antara Sarwendah dan Ruben Onsu kembali memanas setelah pernyataan terbaru dari pihak Sarwendah mengenai penghentian nafkah pasca perceraian mereka. Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, membenarkan bahwa kliennya telah menghentikan pemberian nafkah kepada Sarwendah sejak Desember tahun lalu. Keputusan ini diambil karena Ruben merasa dipersulit untuk bertemu dengan anak-anaknya, meskipun selama ini ia telah menjalankan kewajibannya secara penuh.

"Ruben berpikir, 'Kewajibanku kubayar terus bahkan melampaui apa yang seharusnya, hakku aku enggak dapat.' Oh dia juga ingin menunjukkan aksi protesnya, 'Aku juga bisa tidak melaksanakan kewajibanku'. Dan itu baru dilaksanakan mulai dari Desember ya sampai hari ini," ujar Minola Sebayang.

Pernyataan tersebut langsung mendapat tanggapan dari pihak Sarwendah. Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, Sarwendah membantah tudingan bahwa ia mempersulit Ruben untuk bertemu dengan kedua anak mereka. Ia menegaskan bahwa tidak pernah sekalipun ia menutup kesempatan bagi Ruben untuk bertemu dengan anak-anak.

"Bukti mempersulitnya yang mana? Karena klien kami dengan tegas menyatakan kepada kami bahwa tidak pernah menutup satu hari pun untuk bisa dibawa anak ini oleh bapaknya," kata Chris Sam Siwu.

Bukan hanya itu, Simon juga menegaskan bahwa Ruben Onsu belum pernah berkomunikasi dengan Sarwendah terkait hal ini, baik melalui pesan singkat maupun pertemuan langsung. "Tetapi bapaknya pernah datang nggak ke rumah untuk mau minta (ketemu) atau WA kepada (Sarwendah)? Nggak pernah ada," tegas Chris.

Lebih lanjut, Chris mempersilakan Ruben untuk bertemu dengan anak-anak kapan saja, asalkan waktunya diatur agar tidak bentrok dengan jadwal kegiatan anak-anak yang sudah ada. "Karena klien kami sudah tegas ke kami menyatakan, 'Kami tidak mempersulit satu hari pun dia mau datang silakan, mau lihat silakan, mau ketemu silakan, tetapi tidak boleh berbenturan dengan jadwal yang sudah ada'," lanjutnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar