Shindong Super Junior Putus Kontak dengan Orang Tua, Disebut Hanya Mesin ATM

- Jumat, 27 Februari 2026 | 17:30 WIB
Shindong Super Junior Putus Kontak dengan Orang Tua, Disebut Hanya Mesin ATM

Shindong Super Junior Buka Suara: Putus Kontak dengan Orang Tua karena Masalah Uang

Dalam sebuah episode Battle of Fates yang baru-baru ini tayang, Shindong Super Junior membuat pengakuan yang cukup mengejutkan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah memutuskan hubungan komunikasi dengan kedua orang tuanya. Alasannya? Masalah finansial yang sudah berlarut-larut.

Rupanya, selama ini Shindong merasa hanya dianggap sebagai 'mesin ATM' oleh ayah dan ibunya sendiri. Meski rutin mengirimkan uang untuk kebutuhan hidup mereka, sang ibu kerap menyatakan ketidakpuasan. Jumlah yang dikirimkan dinilai tak pernah cukup.

Shindong pun akhirnya angkat bicara dengan blak-blakan di hadapan kamera.

"Aku putus kontak dengan mereka. Alasannya, kalian pasti sudah bisa tebak. Ya, karena uang! Masalah datang karena uang. Dia selalu bilang, 'Daripada lo kirim uang bulanan, mending kirim uang dalam jumlah besar sekalian. Jadi aku bisa mengelolanya tanpa kau perlu khawatir',"

Namun begitu, langkah memberikan uang dalam jumlah besar itu justru berujung masalah. Uang yang diberikan ibunya kerap hilang begitu saja entah karena tertipu atau terjerat investasi yang meragukan. Kejadian ini berulang kali terjadi dan tentu saja membuat Shindong merasa sangat kecewa.

Perasaan kesepian pun muncul. Di tengah situasi yang pelik dengan keluarganya, Shindong justru semakin punya keinginan kuat untuk membangun rumah tangga sendiri.

"Karena itu, aku selalu ingin menikah muda. Aku ingin merasakan kebahagiaan keluarga kecilku,"

tambahnya dengan nada yang terdengar haru.

Cerita Shindong ini langsung memantik simpati warganet. Banyak yang merasa kasusnya bukanlah hal aneh, terutama di kalangan anak-anak Asia yang seringkali dibebani tanggung jawab ekonomi keluarga begitu mereka mulai berpenghasilan.

Seorang netizen berkomentar,

"Aku rasa, nyaris sebagian besar anak-anak yang lahir di keluarga Asia menghadapi permasalahan serupa. Mereka harus membiayai keluarga setelah dewasa dan bisa menghasilkan uang sendiri,"

Netizen lain juga menyoroti bahwa fenomena ini kerap menimpa para selebritas.

"Apa yang dialami Shindong juga banyak dialami selebriti lain. Keluarga menjadikan mereka sebagai ATM berjalan dan memanfaatkan popularitas mereka,"

tulis seorang pengguna lainnya.

Kisah Shindong ini seperti membuka kotak pandora. Di satu sisi, ada kewajiban moral kepada orang tua. Di sisi lain, ada batasan yang harus dijaga agar hubungan tak sekadar transaksional. Situasi yang memang tak mudah untuk diselesaikan.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar