Lokasinya yang dekat waduk dan ramai anak muda, ditambah kondisi jalan yang buruk, jadi kombinasi berbahaya. "Apalagi anak muda, kalau lewat udah kenceng bisa sambil mabuk-mabukan, ya jatuh," tutur Geral.
Ia berharap pemerintah segera turun tangan. "Ya semoga beneran bisa dibenerin. Kasihan juga orang pada jatuh mulu," harapnya.
Sayangnya, upaya untuk mendapatkan konfirmasi dari pihak berwenang belum membuahkan hasil. Sampai berita ini diturunkan, Budi Cahyo Wardoyo, Kepala Seksi Jalan di Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, belum memberikan tanggapannya.
Kalau dilihat sekilas, kerusakan di Jalan Waduk Pluit Selatan ini memang parah. Permukaannya miring sekali, dengan satu sisi terlihat lebih tinggi belasan sentimeter dari sisi lainnya. Retakan dan patahan terlihat jelas sepanjang sekitar 100 meter, tepatnya di samping lapangan basket sebuah sekolah swasta.
Dari arah Polsek Metro Penjaringan menuju Jalan Pluit Timur Raya, sisi kiri jalan tampak menjulang. Perbedaan elevasinya bisa mencapai 10-15 cm. Meski sudah ada tambalan di beberapa titik, selisih ketinggiannya tetap tajam dan berbahaya.
Akibatnya, kendaraan yang melintas dari arah Pluit Timur Raya terpaksa melaju dalam posisi miring. Dan lagi-lagi, bunyi gesekan logam dengan aspal pun terdengar, menjadi pengingat betapa daruratnya kondisi jalan ini.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Gratiskan Transportasi Umum Saat Idul Fitri
Gubernur DKI Targetkan Transaksi Ramadan-Lebaran 2026 Tembus Rp 15 Triliun Lewat Jakarta Festive Wonder
Pelajar SMP Tewas Usai Perang Sarung di Grobogan, Enam Remaja Diamankan
Aktivis Laporkan Praktik Tak Manusiawi di Ribuan Panti Disabilitas Mental ke Kemensos