Mereka bahkan akan membawa takjil dan camilan ringan untuk dibagikan kepada pemudik yang sedang berpuasa. "Jadi persiapannya lumayan. Kalau ada yang kehabisan bensin, kita bantu. Tim Urai juga punya tugas mengawal kendaraan ke bengkel atau SPBU terdekat," jelasnya.
Penempatan personelnya sendiri akan difokuskan di titik-titik rawan. Rest area dan pos pengamanan (pospam) di sepanjang jalan arteri di wilayah Jabar akan dijaga oleh tim ini. Namun begitu, Raydian menekankan bahwa pendekatan pelayanan yang humanis tetap jadi yang utama.
"Makanya kita pakai istilah Motor Senyum. Ini filosofinya, agar kita lebih dekat dan ramah di tengah masyarakat yang sedang lelah di jalan. Perintahnya sudah turun ke setiap kesatuan untuk membentuk Tim Urai dengan semangat yang sama,"
tandas Raydian.
Dengan persiapan ini, Ditlantas Polda Jabar berharap arus mudik tahun depan bisa lebih lancar. Tapi yang lebih penting, mereka ingin kehadiran petugas di jalan dirasakan sebagai pertolongan, bukan sekadar pengawasan.
Artikel Terkait
KPK Tahan Kepala Seksi Intelijen Cukai Terkait Uang Rp 5 Miliar dari Kasus Suap
KPK Periksa 12 Kepala Desa Terkait Kasus Pemerasan Bupati Pati
Dua Akses Hutan Kota Cawang Ditutup Permanen Cegah Penyalahgunaan
Kataib Hizbullah Siapkan Milisi Irak untuk Perang Panjang Jika AS Serang Iran