"Motif sementara ini karena cinta ditolak ya," kata Anggi.
Ia menambahkan, "Jadi pelaku sengaja datang dari rumah mau menarget korban, makanya bawa kampak dan parang. Tapi baru kampak yang pelaku gunakan."
Kejadian mencekam ini terjadi Jumat pagi, sekitar pukul 08.30 WIB. Lokasinya di lantai dua Fakultas Syariat dan Ilmu Hukum. Faradilla, yang akrab disapa F, sedang mempersiapkan diri untuk sidang skripsinya. Suasana tegang yang biasa menyertai momen penting seorang mahasiswa itu tiba-tiba berubah jadi horor.
Tanpa peringatan, pria berinisial R itu muncul. Ia menghampiri Faradilla dan langsung mengayunkan kampak. Serangan itu begitu brutal, membabi buta, meninggalkan korban terbaring dengan luka parah dan bersimbah darah di tempat yang seharusnya menjadi saksi kelulusannya.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan 10 Ruas Tol Baru Gratis untuk Mudik Lebaran 2026
Menteri PPPA Apresiasi Bareskrim Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Wilayah
KPAI Apresiasi Pengungkapan Sindikat Perdagangan Bayi oleh Bareskrim
Kondisi Korban Pembacokan UIN Suska Riau Mulai Membaik, Pelaku Berstatus Tersangka