Dia lalu merinci salah satu keunggulannya: dek helikopter yang luas. "Karena dia ada helideck-nya ya, bisa menampung sampai dengan enam heli bahkan lebih di atas deck-nya itu," imbuh Rico.
Harapannya jelas. Dengan kemampuan itu, penanganan bencana di daerah-daerah terpencil atau yang aksesnya sulit bisa lebih cepat dan mudah. Rico pun menegaskan kembali tujuan utama kehadiran kapal induk ini.
"Tidak ada niatan dari bangsa kita, bangsa Indonesia, dengan memiliki kapal induk seperti ini bersifat agresif, itu tidak ada. Jadi tidak ada sifat invasif," tegasnya.
Pesan itu diulanginya untuk ditekankan. "Sekali lagi, ini akan digunakan untuk bantuan-bantuan kemanusiaan, operasional atau operasi militer selain perang."
Jadi, intinya jangan dibayangkan untuk perang. Kapal ini nantinya murni jadi alat bantu untuk misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam.
Artikel Terkait
Pasokan Minyak Global Krisis, Harga Fisik Tembus Rekor Tertinggi
Dua Perempuan di Lebak Jadi Tersangka Usai Injak Al-Quran untuk Sumpah
Persija Gilas Persebaya 3-0, Eksel Runtukahu Cetak Brace
Harga Emas 24K Tembus Rp2,49 Juta per Gram, Buyback Lebih Tinggi dari Harga Jual