JAKARTA Tiga poin penuh berhasil dikantongi Persija Jakarta. Di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (11/4/2026) malam, mereka menggilas Persebaya Surabaya dengan skor telak 3-0. Sebuah hasil yang memuaskan, apalagi diraih di depan pendukung sendiri.
Sejak awal, Macan Kemayoran memang terlihat lebih dominan. Mereka menguasai ritme permainan dan menciptakan sejumlah ancaman serius. Hasilnya? Gol pembuka tercipta cukup awal, lewat eksekusi penalti Allano Lima di menit ke-16. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan tipis itu.
Namun begitu, baru di babak kedua Persija benar-benar mengamankan kemenangan. Striker muda andalan mereka, Eksel Runtukahu, menjadi bintang. Pemain lokal itu mencetak brace, masing-masing pada menit 54 dan 76. Dua gol itu sekaligus mengunci kemenangan penting bagi tim ibukota.
Melihat performa apik anak asuhnya, Pelatih Kepala Persija Mauricio Souza tak bisa menyembunyikan rasa puas. Dalam konferensi pers usai laga, ia memuji permainan timnya yang dinilai luar biasa.
"Saya pikir hari ini kita semua melihat potensial dari tim. Kami memenangkan pertandingan dengan permainan luar biasa. Kami juga mendominasi seluruh permainan," ujar Souza.
Menurutnya, skuatnya mampu menerapkan strategi dengan baik. Dominasi bola dan kontrol permainan berjalan sejak peluit awal hingga laga berakhir.
Di sisi lain, meski senang dengan kemenangan, Souza tetap memberikan catatan kritis. Ia merasa masih ada yang harus dibenahi, terutama soal efisiensi di depan gawang lawan.
Ia menilai timnya sebenarnya menciptakan banyak peluang berbahaya. Hanya saja, ketenangan dalam menyelesaikan peluang itu masih perlu ditingkatkan. Dengan finishing yang lebih tajam, menurutnya, margin kemenangan bisa lebih besar lagi.
Kemenangan ini tentu jadi modal berharga bagi Persija. Mereka menunjukkan taring sebagai Macan Kemayoran yang sebenarnya di kandang sendiri.
Artikel Terkait
Banjir Bandang dan Longsor di Bone Bolango, Seorang Warga Hanyut ke Laut Sebelum Berhasil Diselamatkan
Polisi Ajukan Red Notice ke Interpol untuk Buru Otak Pengiriman Pekerja Migran Ilegal ke Kamboja
Ratusan Wali Santri Jemput Anak dari Ponpes Pedang Ati usai Kasus Pencabulan Pimpinan Terbongkar
Ombudsman Dorong Santir dan Pesantren Laporkan Maladministrasi Tanpa Ragu