Alasannya sederhana. Efek kafein, menurutnya, cuma bertahan sekitar tiga jam. Jadi, kalau diminum usai salat Isya atau sebelum Tarawih, efek stimulannya akan hilang sebelum waktu tidur tiba.
Dia juga sekaligus membantah kekhawatiran umum bahwa kopi sore atau malam akan bikin mata melek.
Bagi mereka yang memang hobi begadang entah untuk main game atau menyelesaikan pekerjaan waktu malam justru disebutnya lebih pas untuk menyeruput kopi. Tapi, dia tetap menyelipkan peringatan.
Jadi, anggapan bahwa kopi sahur bisa menyuplai energi sepanjang hari ternyata cuma mitos. Malah, bisa jadi bumerang. Lebih baik atur ulang jam minum kopi Anda selama Ramadhan. Biar puasa lancar, ritual ngopi pun tetap bisa dinikmati tanpa rasa was-was.
Artikel Terkait
Promotor Tambah Hari Konser F4 di Jakarta Usai Tiket Ludes dalam Menit
MRP Papua Tengah Desak Pemerintah Ubah Pendekatan Keamanan di Papua
Mediasi Rachel Vennya dan Okin Mulai Berjalan, Ada Titik Terang Damai
Dewi Perssik Laporkan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Akun Palsu ke Polda Metro Jaya