MURIANETWORK.COM - Seorang nenek berusia 64 tahun, Rumanah, harus dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dengan kondisi luka bakar 100 persen menyusul kebakaran rumah di Gang Bakti, Cianjur, Senin. Peristiwa yang diduga dipicu kebocoran tabung gas ini juga menewaskan tiga korban lain dengan tingkat luka bakar beragam, mulai dari ringan hingga sedang.
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur menjadi tempat pertama penanganan empat korban kebakaran tersebut. Humas RSUD Sayang, Raya Sandi, menjelaskan kronologi kedatangan korban. "Empat korban kebakaran di Gang Bakti datang dalam kondisi luka bakar," ujarnya, memaparkan bahwa satu korban luka serius, dua lainnya ringan, dan satu orang dengan luka bakar parah langsung dirujuk.
Setelah penanganan awal, dua korban yakni Arom (70) dan Yayat Junaedi (43) yang mengalami luka bakar ringan telah diperbolehkan pulang. Meski begitu, mereka tetap akan mendapat pemantauan dari tenaga medis puskesmas setempat. Sementara itu, Ena Hasanah yang menderita luka bakar 27 persen di sekujur tubuhnya masih harus menjalani perawatan inap di rumah sakit.
Tim medis terus berupaya memberikan perawatan terbaik. "Kami berharap korban yang masih dirawat dapat kembali pulih seperti semula," tutur Sandi dengan penuh harap. "Penanganan maksimal diberikan agar korban cepat pulih," lanjutnya.
Respon Cepat Damkar dan Dugaan Penyebab
Kebakaran yang melanda permukiman padat itu langsung mendapat respons cepat dari petugas. Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur mengerahkan dua unit mobil beserta delapan personel untuk segera menuju lokasi setelah mendapat laporan warga.
Komandan Regu Damkar Cianjur, Iman Maulani, mengonfirmasi jumlah korban. "Empat orang mengalami luka bakar, satu orang di antaranya mengalami luka bakar 100 persen," jelasnya, menambahkan bahwa tiga korban lain segera mendapat pertolongan medis di RSUD Sayang.
Upaya pemadaman yang dilakukan cukup efektif. Api yang membakar rumah warga tersebut berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam, mencegahnya menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Meski penyebab pasti masih diselidiki, dugaan sementara mengarah pada kebocoran tabung gas di dapur rumah saat digunakan untuk memasak.
Artikel Terkait
Aksi Curanmor Bersenjata Api di Tanjung Duren Terekam CCTV, Viral di Medsos
Empat Anggota Pasukan Keamanan Suriah Tewas Diserang ISIS di Raqa
IHSG Menguat 1,5% Didorong Putusan MA AS Batalkan Tarif Dagang Trump
DPR dan Menperin Minta Penundaan Impor 105.000 Pikap India