Di sisi lain, kalau kebutuhan ternyata masih tinggi, Pemprov siap menambah kuota impor. Pramono menyebut opsi "repeat order" atau pemesanan ulang masih terbuka lebar.
Sementara dari sisi persediaan, Direktur Utama Perumda Dharma Jaya mengungkapkan stok daging saat ini sudah mencapai 1.000 ton. Belum lagi sekitar 1.500 ekor sapi yang sudah menunggu di kandang, khusus disiapkan untuk kebutuhan Ramadan.
Ke depannya, ada strategi jangka menengah yang sedang disiapkan. Pemprov berencana memanfaatkan lahan di Ciangir untuk penggemukan sapi dan pengelolaan rumput. Harapannya jelas: agar ketergantungan pada impor bisa dikurangi.
Jadi, langkah ini bukan sekadar solusi sesaat. Ada upaya bertahap di baliknya, dari impor darurat hingga rencana swasembada yang lebih mandiri.
Artikel Terkait
Kejagung Tetapkan Mohammad Riza Chalid Tersangka Kedua untuk Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak
PBNU Dukung Larangan Vape Jika Terbukti Jadi Alat Peredaran Narkoba
Bea Cukai dan Pajak Segel Empat Kapal Asing di Pantai Mutiara Diduga Selewengkan Fasilitas
Banyuwangi Catat Inflasi Terendah di Maret 2026 Meski Ada Tekanan Ramadan