Di sisi lain, kalau kebutuhan ternyata masih tinggi, Pemprov siap menambah kuota impor. Pramono menyebut opsi "repeat order" atau pemesanan ulang masih terbuka lebar.
Sementara dari sisi persediaan, Direktur Utama Perumda Dharma Jaya mengungkapkan stok daging saat ini sudah mencapai 1.000 ton. Belum lagi sekitar 1.500 ekor sapi yang sudah menunggu di kandang, khusus disiapkan untuk kebutuhan Ramadan.
Ke depannya, ada strategi jangka menengah yang sedang disiapkan. Pemprov berencana memanfaatkan lahan di Ciangir untuk penggemukan sapi dan pengelolaan rumput. Harapannya jelas: agar ketergantungan pada impor bisa dikurangi.
Jadi, langkah ini bukan sekadar solusi sesaat. Ada upaya bertahap di baliknya, dari impor darurat hingga rencana swasembada yang lebih mandiri.
Artikel Terkait
Harga Plastik Melonjak Drastis, UMKM Makanan dan Minuman Tertekan
Ayah dan Anak di Agats Tewas Usai Saling Serang dengan Parang
BPBD DKI Tegaskan Semua ASN WFO, Tak Ada Pengecualian WFH
Oracle PHK Ribuan Karyawan demi Investasi AI, Tapi Gaji CFO Baru Capai Miliaran Rupiah