Kapolri Apresiasi Gerakan Islah PUI untuk Perbaikan SDM dan Kepemimpinan Nasional

- Senin, 23 Februari 2026 | 15:15 WIB
Kapolri Apresiasi Gerakan Islah PUI untuk Perbaikan SDM dan Kepemimpinan Nasional

Di Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/2/2026) lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir dalam acara puncak Milad ke-108 Persatuan Ummat Islam (PUI). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap gerakan islah yang digaungkan oleh organisasi tersebut.

"Kami sangat menghargai kegiatan-kegiatan Islah ini," ujar Sigit.

Menurutnya, upaya semacam ini penting untuk mewujudkan SDM unggul. Tujuannya jelas: perbaikan dan persiapan generasi masa depan yang lebih baik.

Kapolri lantas menekankan satu hal. Kekuatan sebuah bangsa, katanya, berawal dari umat yang terus memperbaiki diri. Perbaikan itu menyeluruh, mencakup akhlak, nilai, dan tentu saja iman.

"Rumusnya sederhana," jelas mantan Kabareskrim ini.

"Seseorang bisa jadi pemimpin kalau iman, akhlak, dan nilainya bagus dulu. Baru setelah itu IQ. Dan semuanya itu saya lihat ada di PUI, pada siswa-siswanya."

Optimisme Sigit tak berhenti di situ. Ia memprediksi, ke depan bakal banyak tokoh PUI yang muncul di panggung kepemimpinan nasional. Apalagi, organisasi ini sekarang dipimpin oleh figur-figur yang dinilai energik.

"Saya yakin mereka bisa mewujudkan harapan seluruh keluarga besar PUI," tambahnya.

Di sisi lain, Kapolri juga menyampaikan pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Pesannya tentang kerukunan dan persatuan seluruh elemen bangsa. Tanpa itu, kata Sigit, mustahil mencapai kejayaan.

"Bapak Presiden selalu bilang, tidak ada bangsa yang bisa maju kalau pemimpin-pemimpinnya tidak rukun. Makanya, saya selalu mengajak semua unsur untuk bersatu," imbuhnya.

"Jadi, saya titip pesan ini. Maknanya dalam sekali."

Di akhir penyampaian, Sigit mengucapkan terima kasih atas dukungan PUI kepada Polri. Ia menegaskan, posisi Polri yang berada di bawah Presiden adalah amanat reformasi yang sudah jelas aturannya.

"Dalam UUD disebutkan, Polri bertugas menegakkan hukum, menjaga stabilitas, dan memberikan perlindungan. Karena itu, institusi kami harus benar-benar kuat," tegasnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar