Serang – Pembangunan infrastruktur di Indonesia kerap diidentikkan dengan jalan tol, jembatan, atau pelabuhan. Tapi bagi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, ada dimensi lain yang tak kalah penting: ruang untuk berkreasi.
Hal itu ia sampaikan dalam sebuah diskusi santai dengan komunitas pemuda. Lokasinya di Kota Serang, Sabtu (21/2/2026) lalu, bertepatan dengan rangkaian Safari Ramadan. Hadir di sana, para pelaku ekonomi kreatif Banten yang tergabung dalam Forum Ekraf.
Menurut AHY, begitu ia biasa disapa, infrastruktur harus adaptif. Zaman berubah, kebutuhan pun bergeser. “Kami akan mendorong penyediaan fasilitas publik bukan hanya untuk infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan,” tegasnya. “Melainkan juga ruang-ruang kreatif.”
Gagasan besarnya adalah menghadirkan creative hub di berbagai kota, termasuk di Banten. Tempat itu nantinya bisa menjadi pusat yang menjembatani kreativitas lintas generasi.
“Semangatnya, pemerintah berupaya menghadirkan creative hub di setiap kota,” ujar AHY dalam keterangan yang diterima redaksi pada Minggu (22/2).
“Kita punya banyak potensi. Indonesia dikenal dengan keberagaman, budaya, dan kekhasan lokal yang unggul. Tinggal bagaimana kita mengemasnya.”
Artikel Terkait
Bea Cukai dan Pajak Segel Empat Kapal Asing di Pantai Mutiara Diduga Selewengkan Fasilitas
Banyuwangi Catat Inflasi Terendah di Maret 2026 Meski Ada Tekanan Ramadan
WFH Aparatur Pemerintah: Disiplin dan Digitalisasi Kunci Jaga Kualitas Pelayanan Publik
Imigrasi Amankan Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Merauke via Pesawat Pribadi