Dalam kesempatan terpisah, Presiden Prabowo Subianto telah menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan hingga 8.000 personel. Pemerintah juga membuka ruang untuk penyesuaian jumlah tersebut berdasarkan perkembangan dan kebutuhan aktual di lapangan.
Lokasi dan Sifat Tugas Personel
Menteri Luar Negeri Sugiono mengonfirmasi bahwa pengerahan awal personel Indonesia direncanakan akan berfokus di wilayah Rafah, yang terletak di Gaza selatan. Sementara itu, rincian teknis dan operasional masih dalam tahap pembahasan intensif dengan berbagai pemangku kepentingan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, mempertegas bahwa konsultasi juga telah dilakukan melalui perwakilan Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Terkait keterlibatan dengan ISF, kami juga berkonsultasi dengan pihak Palestina,” kata Nabyl, seperti dikutip pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Ia menambahkan bahwa kontingen Indonesia akan menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Fokusnya adalah pada upaya mendukung rekonstruksi infrastruktur dasar, memberikan perlindungan bagi warga sipil, serta menyelenggarakan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Gaza.
Artikel Terkait
Manado Kerahkan 1.216 Personel Amankan Perayaan Paskah Nasional 2026
Layanan SIM Keliling Kembali Beroperasi di Jakarta, Cek Jadwal dan Syaratnya
PM Spanyol Kecam Netanyahu, Tuduh Rendahkan Nyawa dan Hukum Internasional
Anggota PAN Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, Harga Minyak Dunia Turun