Buronan Interpol Kasus TPPO dan Penipuan Online Ditangkap di Bandara Bali

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:20 WIB
Buronan Interpol Kasus TPPO dan Penipuan Online Ditangkap di Bandara Bali

Namun, janji manis itu berubah menjadi mimpi buruk bagi para korban. Mereka justru mengalami berbagai bentuk eksploitasi dan perlakuan tidak manusiawi setelah tiba di lokasi.

"Namun faktanya korban mengalami kekerasan berat, termasuk penyitaan paspor, upah yang tidak dibayarkan, serta kondisi pemaksaan yang mengharuskan korban membayar biaya sangat tinggi untuk mengundurkan diri atau kembali ke Indonesia," jelas Ricky.

Perburuan Berkat Kerja Sama Internasional

Kesuksesan penangkapan ini tidak lepas dari koordinasi dan pertukaran informasi yang solid antar-lembaga penegak hukum lintas negara. Jejak Rifaldo mulai terendus ketika NCB Interpol Indonesia mendapatkan informasi krusial dari rekan mereka di Manila, Filipina, pada Jumat (20/2).

Informasi itu menyebutkan bahwa buronan tersebut terpantau sedang dalam perjalanan dari Kamboja menuju Filipina. Dari sana, pergerakannya dilacak hingga diketahui akan melanjutkan penerbangan ke Bali. Alur informasi yang lancar inilah yang memungkinkan tim di lapangan bergerak dengan presisi dan mengantisipasi kedatangannya.

Untuk mengungkap jaringan dan peran tersangka secara lebih mendalam, pemeriksaan intensif masih terus dilakukan.

"Saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan intensif," pungkas Kombes Ricky Purnama.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar