Washington DC diguyur hujan deras Jumat (20/2) waktu setempat. Tapi di dalam sebuah ruang pertemuan, suasananya justru hangat dan penuh semangat. Presiden Prabowo Subianto tak membuka dengan basa-basi panjang. Di hadapan 12 petinggi perusahaan investasi raksasa dunia, ia langsung menegaskan satu hal: Indonesia bukan lagi "raksasa tidur".
"Sekarang waktunya kita bangun," begitu kira-kira terjemahan bebas dari pernyataannya dalam bahasa Inggris, "we're not sleeping anymore." Momen itu adalah pembuka dari pertemuan tertutup yang jadi bagian kunjungan kerjanya di Amerika Serikat.
Menurut Menteri Investasi sekaligus CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, para investor yang hadir langsung merespons positif. Mereka bahkan memuji langkah-langkah yang sudah diambil pemerintahan sekarang.
Di sisi lain, apresiasi mereka ternyata lebih spesifik. Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara, menyoroti satu hal yang rupanya sangat diperhatikan kalangan investor global: kepastian hukum.
Tak cuma itu. Kehadiran BPI Danantara sebagai sovereign wealth fund Indonesia juga menarik perhatian serius. Bagi para investor yang biasa bermitra dengan dana kekayaan negara lain, ini adalah pintu masuk yang potensial.
Artikel Terkait
Keluarga Laporkan Suami Gadungan yang Klaim Anak Pejabat DPRD Makassar
BNPP Soroti Peran Strategis Dai dalam Pembangunan Kawasan Perbatasan
Hizbullah Tolak Rencana Israel untuk Negosiasi Langsung dengan Lebanon
Megawati Terima Kunjungan Dubes Saudi, Bahas Hadiah Anggrek hingga Gelar Doktor Kehormatan