Menteri Kebudayaan dan Dubes Yaman Bahas Kerja Sama Seni hingga Warisan Budaya

- Jumat, 20 Februari 2026 | 21:16 WIB
Menteri Kebudayaan dan Dubes Yaman Bahas Kerja Sama Seni hingga Warisan Budaya

"Hubungan ini terjalin sejak ratusan tahun lalu. Leluhur kami datang ke Nusantara tidak hanya membawa agama, tetapi juga berkontribusi dalam membangun peradaban dan tatanan sosial," ungkapnya.

Di era modern, jembatan hubungan itu terus hidup, salah satunya melalui dunia pendidikan. Dubes Salem menyebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar tujuh ribu mahasiswa Indonesia yang tengah menimba ilmu di Yaman, dengan jumlah yang cenderung meningkat.

"Para mahasiswa tersebut berada dalam kondisi yang relatif stabil dan menjadi bagian penting dalam hubungan antarmasyarakat kedua negara," tuturnya.

Kehadiran ribuan pelajar ini, baik secara kultural maupun akademik, dinilai sebagai aset berharga yang dapat memperkaya dan memperdalam dialog antar kedua bangsa.

Memperluas Arena Kolaborasi

Pertemuan ini tidak hanya berfokus pada isu kebudayaan murni. Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Yaman juga mendorong penguatan kerja sama di sektor lain yang telah dirintis sebelumnya. Ia menekankan pentingnya mengaktifkan kembali komite bersama Indonesia-Yaman serta mengimplementasikan berbagai kesepakatan yang sudah ada di bidang perdagangan, ekonomi, dan investasi.

Sebagai langkah politik yang lebih nyata, Pemerintah Yaman disebut sedang mempersiapkan kunjungan Menteri Luar Negeri mereka ke Indonesia. Rencana kunjungan tingkat tinggi ini diharapkan dapat memberikan momentum baru dan mempercepat realisasi berbagai kesepakatan bilateral, dari ranah budaya hingga ekonomi.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kesepahaman ini menunjukkan komitmen kedua pihak untuk tidak hanya mengenang sejarah bersama, tetapi secara aktif merajut masa depan kolaborasi yang lebih produktif dan menguntungkan kedua belah pihak.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar