Suasana rumah saat itu sunyi. Hanya ada adik korban yang masih balita, berusia lima tahun. Sementara kakaknya yang lain, tujuh tahun, sedang berada di sekolah. Sang suami, menurut penuturan polisi, sedang bekerja di Cirebon. Jadi, KN benar-benar sendirian dengan kedua anaknya.
Lalu, apa yang memicu emosi seorang ibu sampai segitunya?
“Motif sementara diduga karena pelaku melampiaskan emosi setelah bertengkar dengan suaminya melalui percakapan telepon,”
jelas Kapolres.
Sebuah pertengkaran lewat telepon yang berakhir tragis. Emosi yang meledak, sayangnya, justru dilampiaskan kepada sang buah hati yang tak berdosa. Kini, KN harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Artikel Terkait
Untirta Tangani Kasus Mahasiswa Rekam Dosen di Toilet, Laporan Dilaporkan ke Polda Banten
Harga Batu Bara Ikut Minyak, PTBA Targetkan Produksi 50 Juta Ton di Tengah Tekanan Biaya
Bareskrim Ungkap Peredaran Ekstasi di Kelab Malam Bali Lewat Modus Ladies Companion
Jalan Darurat Wih Porak Putus Kembali Diterjang Hujan Deras