Lestari menjelaskan, "Sejumlah kendala seperti faktor ekonomi, perbedaan kualitas, akses, atau nilai-nilai pendidikan yang ditawarkan sekolah swasta masih menjadi pertimbangan orang tua."
Solusi Berfokus pada Guru dan Tata Kelola
Menanggapi kondisi ini, diperlukan langkah-langkah strategis yang menyentuh akar persoalan. Lestari Moerdijat menilai, peningkatan kualitas dan kompetensi guru secara berkelanjutan merupakan kunci utama. Guru yang berkualitas dan mendapat pembaruan ilmu secara rutin akan berdampak langsung pada mutu pembelajaran di semua jenis sekolah.
Selain itu, aspek tata kelola juga tak kalah penting. "Selain itu, perbaikan manajemen dalam pengelolaan sekolah juga harus diwujudkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses pendidikan yang berkualitas," tambahnya.
Upaya kolektif dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, penyelenggara sekolah, hingga masyarakat, dinilai sangat menentukan. Hanya dengan sinergi yang kuat, cita-cita untuk memiliki sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing di masa depan dapat terwujud secara merata di seluruh penjuru tanah air.
Artikel Terkait
Dewi Perssik Laporkan Penyalahgunaan Data Pribadi untuk Akun Palsu ke Polda Metro Jaya
Premanisme di Tanah Abang: Pedagang Bakso Jadi Sasaran, Polda Metro Jaya Janji Tindak Tegas
Prabowo: Dana Rp31,3 Triliun Hasil Penyelamatan Negara Dapat Perbaiki 34 Ribu Sekolah
Empat Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kembali Boleh Bermain di Belanda