Namun begitu, pembangunan itu bukan tanpa kendala. Bobby lantas mengimbau Pemkab Tapanuli Tengah untuk aktif melakukan pendekatan dan sosialisasi ke masyarakat, terutama yang lahannya berada di kawasan proyek. Ketersediaan lahan menjadi kunci.
“Kalau sosialisasinya, kita minta Pak Camat yang tahu. Sampaikan ke masyarakat bahwa ini kan dalam rangka penanganan bencana,” pesan Bobby.
Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi Lubis, menyatakan bahwa sosialisasi sudah berjalan. Pihaknya bersama jajaran telah menyampaikan rencana pembangunan cekdam dan tanggul tersebut.
“Kita sudah jalankan, Pak. Sebagian besar masyarakat dari hulu ke hilir sudah menerima sosialisasinya,” kata Mahmud.
Meski demikian, komunikasi dengan sejumlah pemilik lahan masih terus dilakukan untuk mencari titik kesepakatan. Penanganan tanggap darurat di kawasan yang dilintasi Sungai Tukka pun tetap berlanjut sambil menunggu proyek pencegahan jangka panjang itu dimulai.
Artikel Terkait
Untirta Tangani Kasus Mahasiswa Rekam Dosen di Toilet, Laporan Dilaporkan ke Polda Banten
Harga Batu Bara Ikut Minyak, PTBA Targetkan Produksi 50 Juta Ton di Tengah Tekanan Biaya
Bareskrim Ungkap Peredaran Ekstasi di Kelab Malam Bali Lewat Modus Ladies Companion
Jalan Darurat Wih Porak Putus Kembali Diterjang Hujan Deras