Namun begitu, waktu memang mendesak. Andra tak menampik bahwa perbaikan yang dilakukan jelang arus mudik ini sifatnya sementara. Ini seperti penanganan darurat sambil menunggu proses lelang dan pengerjaan permanen oleh kontraktor yang ditunjuk. "Jelang lelang dan kontrak, mohon untuk dimaklumi penanganan ini sementara," katanya. "Kita bangun komunikasi dalam rakor, H-10 targetnya."
Dari sisi eksekusi, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten menyatakan koordinasi dengan pusat dan daerah telah berjalan. Untuk jalan yang menjadi kewenangan provinsi, ada enam ruas prioritas yang sedang dikerjakan.
"Mereka memastikan H-10 selesai semua," jelasnya mengenai pihak lain. "Sementara itu, kewenangan kita yang jadi prioritas ada di enam ruas jalan yang merupakan jalan alternatif, biasanya untuk wisata."
Ruas-ruas itu, menurutnya, memang mendapat perawatan rutin setiap tahun menyambut momen mudik seperti ini.
Artikel Terkait
Harga Batu Bara Ikut Minyak, PTBA Targetkan Produksi 50 Juta Ton di Tengah Tekanan Biaya
Bareskrim Ungkap Peredaran Ekstasi di Kelab Malam Bali Lewat Modus Ladies Companion
Jalan Darurat Wih Porak Putus Kembali Diterjang Hujan Deras
IHSG Tertekan Sentimen Global dan Daftar HSC, Analis Proyeksi Koreksi Lanjutan