Rupanya, ada cerita di balik unggahan dokumen milik Rio Haryanto oleh seorang pegawai Kelurahan Penumping. Si pegawai, yang disebut sebagai A, ternyata melakukannya karena satu alasan sederhana: rasa bangga.
Kepala BKPSDM Kota Solo, Beni Supartono Putro, memberikan klarifikasi. Menurutnya, A merasa punya kepuasan tersendiri bisa melayani publik figur.
Ungkapan itu disampaikan Beni di kantornya, Kamis lalu. Sayangnya, rasa bangga itu justru berujung kurang tepat.
Soalnya, dokumen yang diunggah itu bersifat privasi. Bukan untuk konsumsi publik. Bayangkan, layanan yang seharusnya dirahasiakan malah tersebar di media sosial. Menurut Beni, hal inilah yang jadi persoalan.
Artikel Terkait
AS Selamatkan Awak F-15 yang Jatuh di Iran Lewat Operasi Rahasia Berisiko Tinggi
AS Klaim Sukses Evakuasi Awak Pesawat Tempur yang Jatuh di Iran, Tepergok Klaim Beda dari Teheran
Pengemudi Taksi Online di Jakarta Dijerat Tiga Pasal Usai Diduga Lakukan Kekerasan Seksual
Saksi Beberkan Aliran Uang Non-Teknis Rp 100 Juta per Tahun untuk Sertifikasi K3 di Kemenaker