“Singkat kata, jadilah sebuah lagu. Saya beri nama ‘Hening’,” sambung Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu.
Namun begitu, ada hal menarik yang kemudian ia sadari. Awalnya, lagu itu ia ciptakan untuk menggambarkan pesona alam pedesaan Indonesia. Tapi tanpa disengaja, memori akan Nanning dan Lijiang ikut menyelinap masuk.
“Ternyata ada sentuhan nuansa kultur Mandarin di dalamnya. Because I remember,” katanya, menyelipkan bahasa Inggris secara natural.
Usai bercerita, SBY tak segan menunjukkan hasil karyanya. Ia langsung menyanyikan ‘Hening’ di hadapan para hadirin. Suara meriah tepuk tangan pun langsung memenuhi ruangan, menyambut penampilan spontan tersebut.
Artikel Terkait
Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Plastik, Pedagang Pasar Keluhkan Kenaikan 50%
Kemkomdigi Tegaskan Rating Usia di Steam Bukan Klasifikasi Resmi IGRS
Trump Ultimatum Iran: Buka Selat Hormuz atau Hadapi Serangan Infrastruktur
Kubu Rismon Tegaskan Tudingan Libatkan JK dalam Kasus Ijazah Jokowi adalah Hoaks