Selain waktu, lokasi juga jadi perhatian. Kawasan yang ramai pedagang takjil otomatis jadi titik rawan baru. Salah satu yang sudah terpetakan adalah kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Titik-titik serupa lainnya juga sudah masuk dalam pantauan.
"Nah yang berpotensi mengganggu lalu lintas, sudah terpetakan tempat-tempat takjil tersebut," jelasnya.
Menyikapi semua ini, jajaran Ditlantas tak tinggal diam. Personel akan dikerahkan lebih banyak dan ditempatkan di titik-titik rawan tadi. Tujuannya jelas: mengantisipasi dan mengurai kemacetan sebelum jadi berlarut-larut.
"Pada saat bulan puasa ini tentunya lebih berupaya lebih cepat dalam proses pengaturan arus lalu lintas," terang Robby.
"Kita akan menempatkan personel lalu lintas di area-area tempat takjil tersebut supaya bisa membantu arus lalu lintas yang ada di sana," imbuhnya. Upaya mereka sederhana: agar ibadah puasa masyarakat tak terusik oleh kemacetan yang sebenarnya bisa diatur.
Artikel Terkait
Polisi Buru Preman Diduga Aniaya Tuan Hajatan hingga Tewas di Purwakarta
Libur Panjang Paskah, 73 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor
Konflik Timur Tengah Tekan Rupiah, Analis Soroti Peluang Obligasi dan Saham Domestik
Kopassus Berduka, Mayor Zulmi Gugur dalam Tugas Dikenang sebagai Teladan