Meski penuh keyakinan, Barba tidak menampik besarnya tantangan yang harus dihadapi. Membalikkan agregat setelah tertinggal dua gol tanpa balas jelas bukan pekerjaan mudah. Namun, ia menegaskan bahwa motivasi di dalam tim sangatlah besar untuk mewujudkan target tersebut.
"Kami tetap percaya pada kemampuan kami," ujarnya menegaskan.
Mantan pemain Como itu juga mengakui bahwa performa di leg pertama jauh dari memuaskan. Menurut analisisnya, sejumlah kesalahan teknis dan taktis menjadi penyebab kekalahan di kandang Ratchaburi. Belajar dari pengalaman itu, tim telah melakukan koreksi mendalam.
"Kami sudah mengevaluasi hal tersebut," pungkas Barba, menutup penjelasannya.
Laga di GBLA nanti diprediksi akan berlangsung panas. Persib tidak punya pilihan selain menyerang sejak menit awal untuk mencetak gol, sementara Ratchaburi bisa bermain lebih menunggu dan memanfaatkan serangan balik. Tekanan mental dan fisik terhadap para pemain akan menjadi faktor penentu di atas lapangan hijau.
Artikel Terkait
Lima Wisatawan Terluka Usai Kecelakaan Banana Boat di Pantai Harapan Ammani
Southampton Hadapi Arsenal di Perempat Final Piala FA dengan Catatan 14 Laga Tak Terkalahkan
Lebih dari 55 Siswa Keracunan, BGN Tangguhkan Dapur Makan Bergizi Gratis di Pondok Kelapa
Polisi Lacak Pelaku Insiden Senggol dan Rebut Kunci di Tol Kemayoran